Categories
Madu

Fakta Bahwa Madu Sebagai Antibiotik Alami, Simak Selengkapnya!

Hingga kini, begitu penting peran antibiotik untuk menyelamatkan banyak nyawa manusia. Meski begitu, antibiotik juga kerap bermasalah, sangat tidak disarankan mengkonsumsi antibiotik tanpa adanya resep atau anjuran dari dokter.

Namun, tahukah kamu ternyata ada bahan alami yang bisa menjadi antibiotik yang aman dan ampuh? Ya, madu jawabannya!

Manfaat & khasiat madu yang hingga saat ini umum digunakan dalam dunia medis adalah kemampuannya sebagai obat mencegah infeksi dan masih banyak lagi. Berikut ulasannya.

Baca juga: Manfaat Madu Hitam Untuk Kesehatan

Teh dicampur madu mencegah infeksi saluran pernafasan

Untuk kesehatan, konsumsi teh yang diberi tambahan madu dapat mencegah Infeksi saluran pernafasan yang disebabkan oleh invasi bakteri, jamur, maupun virus.

Madu juga diketahui mampu mengurangi risiko infeksi bakteri TBC.

Madu berfungsi sebagai anti-inflamasi dengan meningkatkan kekebalan tubuh. Menurut penelitian, keberhasilan pengobatan menggunakan madu mencapai 90 persen. Menarik!

Baca juga: Manfaat Madu Untuk Kecantikan, Mencerahkan Wajah Secara Alami!

raw honey dari madu asli madu onggu 

Menyerap kandungan air pada bakteri

Madu sekitar 17 persen komposisinya terdiri atas air, sisanya sebagian besar adalah gula fruktosa dan glukosa oksidase. Oleh karena itu seperti kebanyakan gula umumnya, madu bersifat sangat lengket dan menarik air.

Tingkat kemasaman madu juga terbilang rendah. Hal ini membuatnya dapat menyerap kandungan air dari bakteri sehingga menyebabkan bakteri kekurangan cairan dan lalu mati.

Baca juga: 7 Cara Membedakan Madu Asli dan Palsu, Dari Aroma Hingga Rasa

madu asli madu onggu 325 gram benar benar madu asli madu murni madu hutan

Antibiotik alami tertua di dunia

Madu merupakan salah satu antibiotik alami tertua dan obat yang digunakan oleh bangsa Mesir. Perlu kamu ketahui, madu memang sudah terbukti oleh berbagai hasil penelitian memiliki sifat antibiotik yang kuat.

Manfaat madu diperoleh dari kandungan protein hingga kandungan gulanya. Madu mengandung hidrogen peroksida dan kadar gula alami tinggi, yang dapat memberikan energi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Baca juga: Apakah Pasteurisasi Madu Mengurangi Kualitas Madu?

Mengurangi risiko infeksi pada luka

Untuk menggunakan madu sebagai antibiotik, madu dapat dioleskan pada luka atau area kulit yang terinfeksi. Alhasil, bakteri pada area tersebut akan mati dan lukanya cepat sembuh.

Hasil penelitian mengungkap bahwa pad madu terkandung protein defensin-1 yang ditambahkan oleh lebah ke dalam madu, dapat digunakan untuk mengobati luka bakar, infeksi kulit, dan mengatasi permasalahan resistensi antibiotik.

Jenis bunga yang digunakan lebah untuk membuat madu kadang membuat ada senyawa antibiotik tambahan yang tercampur. Sebagai contoh madu dari bunga Manuka diketahui bisa memiliki kandungan methylglyoxal.

pasteurisasi madu

Konsumsi madu harus sesuai aturan

Meski bermanfaat sebagai antibiotik alami yang bisa membunuh sejumlah bakteri, madu tetap punya aturan konsumsi yang harus dipatuhi. Madu tidak boleh dikonsumsi dalam jumlah berlebih.

Konsumsi madu secara berlebih dapat menyebabkan kemampuan usus terganggu dan menyebabkan insulin bermasalah. Sehingga perilaku konsumsi madu berlebih menyebabkan gula darah yang meningkat secara signifikan.

Baca juga: Apa Itu Enzim Diastase? Simak Selengkapnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published.